亢堵
2019-05-22 10:36:06
2016年7月4日下午1:00发布
2016年7月4日下午7:50更新

Menteri Agama Lukman Saifuddin saat memberikan keterangan pers kepada media,pada 2 Juli 2016. Foto dari Twitter / @ Kemenag_RI

Menteri Agama Lukman Saifuddin saat memberikan keterangan pers kepada media,pada 2 Juli 2016. Foto dari Twitter / @ Kemenag_RI

雅加达,印度尼西亚(更新) - Kementerian Agama menetapkan pada Senin,4 Juni,bahwa 1 Syawal jatuh pada Rabu,2016年6月6日,setelah melakukan observasi di 90 titik di seluruh印度尼西亚。

“Berdasarkan laporan dalam sidang yang baru saja selesai,1 Syawal 1437 H jatuh pada Rabu,2016年6月6日,”kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di kantornya pada Senin,4 Juni。

Penentuan 1 Syawal menggunakan metode hisab dan rukyat。

Sebelumnya, Pimpinan Pusat(PP)Muhammadiyah sebelumnya bahwa hari Lebaran atau 1 Syawal 1437 H jatuh pada Rabu,2016 Juli 2016.Hal ini diungkapkan melalui ,pada Senin,4 Juli。

“Kepada seluruh warga Muhammadiyah untuk melaksanakan ibadah Idulfitri dengan memperbanyak takbir,tahmid dan taqdis,membayar zakat fitrah serta menunaikan salat Idulfitri di lapangan yang bersih dan representatif sesuai dengan syariat Islam dan sunnah Nabi Muhammad SAW,”kata Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir。

Dengan telah ditetapkannya 1 Syawal,umat Islam di Indonesia akan merayakan Idulfitri pada 6 Juli。 Namun demikian, ratusan anggota jamaah Naqsabandiyah di Sumatera Barat memenuhi Musala Baitul Makmur di Kecamatan Pauh,Padang untuk melaksanakan salat Idulfitri 1437 Hijriah,pada Senin,4 Juli。 Ibadah salat dipimpin oleh imam jamaah,Syafri Malin Mudo。

Syafri,yang juga Ketua Naqsabandiyah Sumatera Barat,mengapresiasi kedatangan jamaah dari luar Padang ke Baitul Makmur。 “Sama seperti tahun sebelumnya,jamaah masih didominasi kaum dewasa dan tua saja,”kata Syafri seperti dikutip Antara。

Menurut Lukman,pengamatan di 90 titik di Indonesia menunjukkan hilal belum tampak pada Senin sore,4 Juni。 “Disimpulkan hilal di bawah ufuk.Jadi besok hari Selasa,kita masih berpuasa.1 Syawal jatuh pada hari Rabu,”kata Lukman。

Dalam menetapkan 1 Syawal 1437 H,Muhammadiyah menggunakan metode hisab Wujudul Hilal,yakni memperhitungkan bulan baru berdasarkan hilal yang telah terwujud。

Sidang isbat pada Senin,4 Juni,dihadiri oleh:

  • Duta besar negara-negara sahabat
  • Ketua Komisi VIII DPR RI yang membidangi agama
  • Perwakilan Mahkamah Agung
  • Majelis Ulama Indonesia(MUI)
  • Badan Meteorologi,Klimatologi,dan Geofisika(BMKG)
  • Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional(LAPAN)
  • Badan Informasi Geospasial(BIG)
  • 万隆技术研究所(ITB)
  • 天文馆
  • Pakar falak dari ormas-ormas Islam
  • Pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama
  • Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama。

Sidang isbat berlangsung tertutup,sebagaimana sidang penentuan awal Ramadan bulan lalu。

Sebelumnya,Menteri Lukman mengirim beberapa pesan tentang sidang isbat:

Guna memantau rukyat hilal Syawal 1437 H,Kementerian Agama menurunkan sejumlah pemantau di seluruh provinsi di Indonesia。 Berikut lokasi-lokasi rukyat hilal awal Syawal 1437H:

-Rappler.com