伍模啦
2019-05-22 02:45:20
2016年6月9日上午11:54发布
2016年6月9日下午12:37更新

Gempa berkekuatan 6,6 skala richter mengguncang Sumba Barat pada Jumat,12 Februari 2016.Belum diketahui adanya korban。 Foto oleh Rappler

Gempa berkekuatan 6,6 skala richter mengguncang Sumba Barat pada Jumat,12 Februari 2016.Belum diketahui adanya korban。 Foto oleh Rappler

DENPASAR,印度尼西亚 - Gempa dengan kekuatan 6,2 skala richter yang mengguncang Sumbawa Barat,Nusa Tenggara Timur(NTB),dirasakan cukup keras di Bali,Kamis siang,9 Juni。

Tak ayal,sejumlah warga sempat terlihat panik。 Apalagi gempa yang terjadi dua kali ini sempat dirasakan lama sekitar 3-4 detik oleh sejumlah warga。

“Gempa dirasakan kuat selama 3-4 detik dan tidak berpotensi tsunami,”kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho,melalui siaran pers。

Kepala Badan Metereologi,Klimatologi dan Geofisika(BMKG)Wilayah III Denpasar,I Wayan Suardana mengatakan,gempa yang terjadi pukul 12:13 WITA itu berlokasi di 11.42 LS,116.24 BT。

“286公里巴拉大巴Sumbawa Barat,NTB,dengan kedalaman 10公里.Kekuatan gempa 6,2 SR dan tidak menimbulkan海啸,”kata Suardana。

Sumber gempa berasal di jalur pertemuan lempeng tektonik antara Lempeng Hindia Australia dan lempeng Eurasia。

Pantauan di lapangan,sejumlah warga di Bali sempat berhamburan keras。 Bahkan,ada yang sempat berteriak histeris lantaran gempa terasa cukup lama。

“Gempanya lama dan terasa keras,”kata seorang warga bernama Daniel。

Posko BNPB telah mengonfirmasi dampak gempa ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD)。 Menurut BPBD,masyarakat keluar rumah dan bangunan saat merasakan gempa。 Sebagian masyarakat panik berhamburan ke luar rumah。

Dengan melihat intensitas gempa tersebut maka dapat diprediksikan bahwa dampak gempa tidak merusak。 Tidak menimbulkan jiwa dan kerusakan yang masif。 -Rappler.com